Kamu
melihat pesawat terbang sedang mengangkasa. Kamu terheran-heran
bagaimana mungkin benda tersebut dapat terbang, kemudian terlintas dalam
pikiran kamu:
- Alangkah nikmatnya naik pesawat itu.
- Siapakah yang membuat pesawat itu.
- Alangkah pandainya orang yang membuat pesawat itu
Pernyataan-pernyataan
tersebut terlintas dalam pikiran kamu sehingga menimbulkan kekuatan
tersendiri dalam diri kamu untuk berusaha semaksimal mungkin mewujudkan
keinginannya. Kamu berusaha semaksimal mungkin demi terwujudnya
cita-cita untuk bisa membuat pesawat.
Atau,
kamu melihat konglomerat mengendarai mobil mewahnya melintas di depanmu,
lalu terlintas dalam pikiranmu alangkah enaknya jadi konglomerat,
sehingga membangkitkan motivasi belajar dan berusaha supaya bisa menjadi
konglomerat.
Gambaran
tersebut mendorong kamu untuk belajar dan berusaha supaya tercapai apa
yang menjadi keinginanmu. Dengan kata lain, kamu termotivasi untuk dapat
lebih maju.
Namun
adakalanya, sejak kecil tanpa ada yang mempengaruhi, timbul dalam diri
kamu sendiri ingin menjadi dokter. Hal tersebut menunjukkan bahwa kamu
mempunyai motivasi yang kuat untuk menjadi dokter.
Setelah
membaca dengan seksama ilustrasi di atas akan timbul pertanyaan apakah
motivasi itu? Dan untuk apa motivasi itu perlu ditumbuhkan dalam setiap
individu.
Motivasi
adalah suatu perubahan energi dalam pribadi seseorang yang ditandai
dengan timbulnya afektif (sikap) dan reaksi untuk mencapai tujuan.
Secara garis besar dapat dikatakan bahwa motivasi adalah dorongan yang
timbul dalam diri seseorang untuk melakukan suatu perbuatan.
Motivasi itu mempunyai fungsi sebagai pendorong, pengarah, sekaligus sebagai penggerak perilaku seseorang untuk mencapai tujuan.
Sekarang kamu harus mampu menumbuhkan dan mengembangkan motivasi
dalam diri sendiri untuk mencapai tujuan. Misalnya dengan membaca,
mendengar, melihat, mengamati, mencoba (praktik), dan lain-lain.






0 komentar:
Posting Komentar